Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Barat Tekankan Bahaya Politik Uang, Ajak Masyarakat Jaga Integritas Pemilu

Foto

Lampung Barat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Barat terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya praktik politik uang dalam penyelenggaraan pemilu. Upaya ini disampaikan melalui konten edukatif yang dipublikasikan di media sosial resmi sebagai bagian dari penguatan kesadaran publik.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pemberian uang atau imbalan untuk memengaruhi pilihan pemilih merupakan pelanggaran terhadap prinsip pemilu yang jujur dan adil. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya mencederai proses demokrasi, tetapi juga berpotensi menghasilkan kepemimpinan yang tidak berintegritas.

Ia menjelaskan bahwa politik uang sering kali dianggap hal yang lumrah oleh sebagian masyarakat, padahal praktik tersebut merupakan bentuk manipulasi yang berdampak luas. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas kebijakan publik dan arah pembangunan di masa depan.

Novri juga mengingatkan bahwa politik uang dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pemberian uang tunai, bantuan barang, maupun fasilitas tertentu yang bertujuan memengaruhi pilihan politik masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai modus yang berkembang, terutama menjelang tahapan pemilu.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesadaran bahwa setiap suara memiliki nilai yang sangat menentukan dalam sistem demokrasi. Ketika pilihan didasarkan pada imbalan sesaat, maka dampaknya dapat merugikan kepentingan masyarakat secara luas.

Melalui konten edukatif tersebut, Bawaslu Lampung Barat juga mengajak masyarakat untuk berani menolak segala bentuk politik uang serta aktif berperan dalam pengawasan partisipatif. Masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungannya.

Dengan adanya edukasi yang disampaikan secara berkelanjutan, Novri berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga integritas pemilu. Ia menegaskan bahwa pemilu yang bersih dan berkeadilan hanya dapat terwujud melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menolak praktik politik uang.

Penulis: Aldy Avicena 

Foto: Shinta

 

Tag
Politik Uang, Kesadaran Publik, Bawaslu, Edukasi, Integritas