Ketua Bawaslu Lambar Ajak Jajaran Pahami Tugas dan Wewenang Pengawasan
|
Lampung Barat, 11 Maret 2026 — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Barat, Jones Jonestama, S.Sos., M.M., mengajak seluruh jajaran pengawas pemilu untuk terus memperkuat pemahaman terhadap tugas dan wewenang kelembagaan sebagai landasan utama dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan internal yang diikuti oleh jajaran sekretariat dan pengawas pemilu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antar jajaran dalam menghadapi berbagai tahapan dan dinamika pengawasan.
Dalam arahannya, Jones menekankan bahwa pemahaman yang komprehensif terhadap tugas dan wewenang bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi merupakan kebutuhan mendasar dalam memastikan pelaksanaan pengawasan berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Setiap pengawas harus memahami secara utuh batasan tugas dan kewenangannya. Hal ini penting agar dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan tidak terjadi kesalahan prosedur, tumpang tindih peran, maupun kekeliruan dalam mengambil langkah,” tegas Jones.
Ia menjelaskan bahwa peran pengawas pemilu tidak hanya sebatas hadir dalam setiap tahapan, tetapi juga mencakup fungsi pencegahan, pengawasan aktif, hingga penindakan terhadap dugaan pelanggaran. Oleh karena itu, kemampuan dalam membaca potensi kerawanan serta mengambil langkah strategis menjadi hal yang sangat penting.
Lebih lanjut, Jones juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas teknis serta pemahaman regulasi yang terus berkembang. Menurutnya, dinamika kepemiluan menuntut jajaran pengawas untuk selalu adaptif dan responsif terhadap perubahan, baik dari sisi regulasi maupun kondisi di lapangan.
“Pengawas pemilu harus mampu menguasai regulasi yang berlaku, memahami prosedur penanganan pelanggaran, serta memiliki kepekaan terhadap potensi-potensi pelanggaran sejak dini. Dengan begitu, upaya pencegahan dapat dilakukan secara optimal,” lanjutnya.
Selain aspek teknis, Ketua Bawaslu Lampung Barat juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas sangat ditentukan oleh sikap dan tindakan jajaran di lapangan.
“Integritas adalah fondasi utama. Kita harus mampu menjaga sikap netral, objektif, dan tidak berpihak dalam menjalankan tugas. Setiap keputusan yang diambil harus berdasarkan aturan dan fakta yang ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong jajaran untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi, baik secara internal maupun dengan pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, sinergi yang baik akan mendukung efektivitas pengawasan serta meminimalisir potensi konflik di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Barat dalam menghadapi setiap tahapan pemilu ke depan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Sebagai penutup, Jones menegaskan bahwa Bawaslu Lampung Barat akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas sumber daya manusia, guna mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, akuntabel, dan terpercaya di mata masyarakat.
Penulis: Aldy Avicena
Foto: Shinta