Puadi Dorong Penguatan Kapasitas Pengawasan Lewat Refleksi Penanganan Pelanggaran
|
Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus berupaya meningkatkan kualitas pengawasan dan konsistensi penegakan hukum pemilu. Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu RI, Puadi, dalam kegiatan Diskusi Kamis Manis yang mengangkat tema refleksi penanganan pelanggaran administratif, Kamis (09/04/2026).
Dalam arahannya, Puadi menegaskan bahwa penanganan pelanggaran pemilu tidak hanya dipandang sebagai proses administratif semata, tetapi memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menekankan bahwa setiap proses penanganan harus mampu memperkuat integritas pemilu sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas.
“Penanganan pelanggaran pemilu menjadi bagian penting dalam penegakan hukum yang berdampak langsung pada kualitas demokrasi elektoral,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, Puadi mendorong terciptanya ruang diskusi yang produktif bagi jajaran pengawas pemilu untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Ia menilai forum seperti ini penting untuk meningkatkan ketajaman analisis dalam mengidentifikasi persoalan serta merumuskan rekomendasi yang berbasis data dan pengalaman lapangan.
Ia juga menekankan bahwa refleksi tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi menjadi sarana pembelajaran untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, setiap penanganan pelanggaran perlu dikaji secara komprehensif, termasuk memahami faktor penyebab serta dampak yang ditimbulkan.
Selain itu, Puadi mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengawasan pemilu semakin kompleks, mulai dari praktik politik uang yang semakin terselubung, isu netralitas aparatur sipil negara, hingga pelanggaran berbasis digital. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut peningkatan kapasitas kelembagaan serta profesionalitas jajaran pengawas.
“Hukum tidak cukup ditegakkan secara normatif. Penanganan pelanggaran harus mampu memberikan efek jera dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Bawaslu,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Puadi berharap seluruh jajaran Bawaslu dapat terus memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas penanganan pelanggaran, serta membangun kelembagaan yang semakin profesional, responsif, dan berintegritas dalam mengawal demokrasi.
Penulis: Aldy Avicena
Foto: Dok. Bawaslu RI
Sumber: Bawaslu RI