Kordiv Pengawasan Bawaslu Lampung Evaluasi P2P dan PDPB Di Lampung Barat
|
Liwa - Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir—akrab disapa Badrul—melaksanakan supervisi ke Bawaslu Kabupaten Lampung Barat pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini berfokus pada evaluasi Pendidikan Pengawasan Partisipatif, evaluasi Pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB), serta penguatan soliditas seluruh jajaran pengawas pemilu.
Dalam pengantarnya, Badrul menegaskan pentingnya Pendidikan Pengawasan Partisipatif sebagai ruang pelibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu. Program ini, menurutnya, merupakan sarana strategis untuk membangun budaya pengawasan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Pengawasan partisipatif adalah kunci memperluas jangkauan pengawasan. Ketika masyarakat terlibat, kualitas demokrasi kita ikut terangkat. Ini perlu terus diperkuat dengan pendekatan kreatif dan terarah," ujar Badrul.

Tamam Mulhadi-Hamid Badrul Munir-Novri Jonestama Saat menyampaikan Arahan
Terkait evaluasi PDPB, Badrul menekankan bahwa validitas data pemilih merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan pemilu. Ia mengingatkan pentingnya ketelitian jajaran pengawas dalam mencermati setiap dinamika data pemilih.
"PDPB bukan sekadar laporan bulanan. Ini adalah upaya menjaga hak pilih masyarakat. Pengawasan harus detail, konsisten, dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab," tegasnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, turut memberikan arahan dalam sesi supervisi tersebut. Ia menyampaikan komitmen Bawaslu Lampung Barat untuk terus meningkatkan kualitas kinerja pengawasan di seluruh lini, baik dalam tahapan PDPB maupun dalam program pendidikan pengawasan partisipatif.
"Kami di Lampung Barat selalu siap meningkatkan performa, memperkuat koordinasi, dan menyempurnakan langkah pencegahan. Harapan kami, supervisi ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penyemangat bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih baik," ujar Novri.
Novri juga menegaskan pentingnya soliditas internal, terutama di tengah dinamika kepemiluan yang membutuhkan respon cepat dan koordinasi kuat antarunit kerja.
"Soliditas adalah energi kita. Ketika kita kompak, setiap tantangan bisa dihadapi dengan efektif. Kami berkomitmen menjaga kekuatan itu dalam setiap tugas pengawasan," tambahnya.
Kegiatan supervisi diakhiri dengan diskusi mendalam mengenai strategi penguatan pengawasan ke depan, termasuk penyelarasan metode pendidikan partisipatif serta peningkatan kualitas monitoring data pemilih.
Dengan adanya supervisi ini, Bawaslu Lampung Barat diharapkan semakin responsif, adaptif, dan solid dalam menjalankan tugas pengawasan, serta mampu menjaga integritas dan kualitas demokrasi di Kabupaten Lampung Barat.
Penulis dan Editor : Shintha Yunia
Foto : Aldy Avicena