Lompat ke isi utama

Berita

Kepercayaan Publik terhadap Bawaslu Meningkat, Masuk Tiga Besar Lembaga Demokrasi

Foto

Lampung Barat, 8 Juni 2026 – Bawaslu kembali mencatat capaian positif dalam tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara dan institusi demokrasi. Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia yang dirilis pada Juni 2026, Bawaslu menempati peringkat ketiga sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi di Indonesia.

Dalam survei tersebut, Bawaslu memperoleh tingkat kepercayaan publik sebesar 71,3 persen, berada di bawah TNI dan Presiden/Wakil Presiden, serta di atas sejumlah lembaga negara lainnya. Capaian tersebut menunjukkan tingginya apresiasi masyarakat terhadap kinerja Bawaslu dalam mengawasi jalannya proses demokrasi di Indonesia.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan publik merupakan modal penting dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja-kerja pengawasan yang profesional, transparan, dan berintegritas.

“Kepercayaan publik merupakan amanah yang harus terus dijaga. Hal ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Bawaslu untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Novri menambahkan, capaian tersebut juga menjadi bukti bahwa partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi semakin kuat. Dukungan publik menjadi faktor penting dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang efektif dan akuntabel.

Bawaslu selama ini tidak hanya berfokus pada pengawasan tahapan pemilu, tetapi juga aktif melakukan pencegahan pelanggaran, pendidikan politik, pengawasan partisipatif, serta penguatan keterbukaan informasi publik guna meningkatkan kualitas demokrasi.

Melalui capaian tersebut, Bawaslu berkomitmen untuk terus memperkuat integritas kelembagaan dan menjaga kepercayaan masyarakat dalam mengawal setiap proses demokrasi. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pengawasan pemilu ke depan dapat berjalan semakin baik demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis: Aldy Avicena 

Foto: Dok. Bawaslu RI

Tag
Bawaslu, Kepercayaan Publik, Survei Poltracking Indonesia, Demokrasi, Pengawasan Pemilu