Lompat ke isi utama

Berita

Pemilih Pemula Rentan Lakukan Kesalahan, Bawaslu Ingatkan Pentingnya Literasi Politik

Foto

Lampung Barat – Pemilih pemula menjadi salah satu kelompok strategis dalam menentukan arah demokrasi. Namun, minimnya pengalaman dan pemahaman kepemiluan membuat mereka masih rentan melakukan berbagai kesalahan saat menggunakan hak pilihnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., mengingatkan bahwa pemilih pemula perlu dibekali literasi politik yang cukup agar tidak terjebak dalam praktik yang dapat merusak kualitas demokrasi. Menurutnya, kesalahan yang sering terjadi di kalangan pemilih muda umumnya disebabkan oleh kurangnya informasi yang valid serta pengaruh lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan, beberapa kesalahan yang kerap dilakukan pemilih pemula antara lain memilih hanya karena ikut-ikutan, terpengaruh popularitas tanpa memahami rekam jejak calon, hingga mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar di media sosial.

Selain itu, praktik politik uang juga masih menjadi ancaman serius bagi pemilih pemula. Tidak sedikit yang menganggap pemberian uang atau barang sebagai hal biasa, padahal hal tersebut merupakan pelanggaran yang dapat merusak integritas pemilu.

“Pemilih pemula harus memahami bahwa suara mereka sangat berharga. Jangan sampai disalahgunakan hanya karena kurangnya pemahaman atau tergoda oleh hal-hal yang bersifat sesaat,” ujar Novri.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi. Di era digital saat ini, arus informasi yang begitu cepat harus diimbangi dengan kemampuan memilah dan melakukan verifikasi agar tidak mudah terpapar hoaks maupun kampanye hitam.

Bawaslu juga mendorong pemilih pemula untuk aktif mencari informasi terkait tahapan pemilu, mengenali calon peserta pemilu, serta memahami tata cara pemberian suara yang benar di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dengan meningkatnya kesadaran dan pengetahuan politik di kalangan pemilih pemula, diharapkan mereka dapat berperan aktif dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

“Pemilih pemula adalah masa depan demokrasi. Jika mereka cerdas dalam memilih, maka kualitas demokrasi kita juga akan semakin baik,” tutupnya.

Penulis: Aldy Avicena

Foto: Shinta

Tag
Novri Jonestama, Bawaslu, Pengawasan, Lampung Barat, Pemilih Pemula