Bawaslu Lampung Barat Ajak Masyarakat Bijak Memilih dan Waspada Hoaks
|
Lampung Barat, 3 Juli 2026 – Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya dalam menentukan pilihan pada pemilu. Memilih berdasarkan hoaks berpotensi menghasilkan keputusan yang keliru dan dapat memengaruhi kualitas demokrasi.
Di era digital, arus informasi yang begitu cepat membuat masyarakat perlu lebih cermat dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Hoaks, disinformasi, maupun informasi yang menyesatkan dapat membentuk persepsi yang tidak sesuai dengan fakta apabila tidak disikapi secara kritis. Oleh karena itu, setiap pemilih diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menjadikannya sebagai dasar dalam menentukan pilihan.
Pemilih yang cerdas adalah pemilih yang menggunakan hak pilih berdasarkan informasi yang benar, memahami rekam jejak peserta pemilu, serta mempertimbangkan visi, misi, dan program yang ditawarkan. Dengan demikian, keputusan yang diambil benar-benar didasarkan pada pertimbangan yang objektif dan bertanggung jawab.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kualitas demokrasi sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi yang diterima masyarakat.
"Apabila masyarakat menentukan pilihan berdasarkan hoaks, maka keputusan yang dihasilkan berpotensi tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi, tidak mudah terprovokasi, dan menjadikan sumber informasi yang kredibel sebagai dasar dalam menggunakan hak pilih," ujar Novri.
Melalui edukasi ini, Bawaslu Kabupaten Lampung Barat berharap masyarakat semakin bijak dalam menyaring informasi serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran hoaks. Dengan pemilih yang cerdas dan kritis, demokrasi dapat berjalan lebih sehat, jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis: Aldy Avicena
Foto: Shinta