Bawaslu Lampung Barat Ajak Pemilih Tidak Sekadar Mengikuti Pilihan Mayoritas
|
Lampung Barat - Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang kritis dan tidak sekadar mengikuti pilihan mayoritas tanpa mengetahui alasan di baliknya. Edukasi tersebut disampaikan pada Kamis (10/9/2026) untuk mendorong pemilih agar menentukan pilihan berdasarkan informasi dan pertimbangan sendiri serta menggunakan hak pilih secara bijak.
Dalam menentukan pilihan, banyaknya orang yang memilih suatu calon atau peserta Pemilu tidak seharusnya menjadi satu-satunya alasan bagi seseorang untuk menentukan pilihan yang sama. Setiap pemilih memiliki hak untuk mempertimbangkan informasi yang diterima dan menentukan pilihannya sesuai dengan pertimbangan masing-masing.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terbawa pilihan orang lain dalam menentukan suara. “Jadilah pemilih yang kritis, kenali pilihanmu, dan gunakan hak pilih dengan bijak. Jangan ikut-ikutan, pilih dengan pertimbangan,” ujar Novri.
Menjadi pemilih yang kritis dapat dimulai dengan mencari dan memahami informasi mengenai pilihan yang tersedia. Pemilih juga perlu mempertimbangkan informasi secara cermat sehingga keputusan yang diambil tidak hanya didasarkan pada ajakan atau karena mengikuti pilihan orang lain.
Bawaslu Lampung Barat terus mendorong peningkatan literasi kepemiluan di tengah masyarakat melalui berbagai konten edukasi. Pemahaman mengenai pentingnya menggunakan hak pilih secara sadar menjadi bagian dari upaya membangun partisipasi masyarakat yang berkualitas dalam proses demokrasi.
Setiap suara memiliki arti dalam Pemilu. Karena itu, masyarakat diharapkan menggunakan hak pilih berdasarkan informasi dan pertimbangan sendiri, bukan semata-mata karena mengikuti pilihan mayoritas. Dengan menjadi pemilih yang kritis dan bijak, masyarakat dapat turut menjaga proses demokrasi agar berjalan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Penulis: Aldy Avicena
Foto: Shintha