Bawaslu Lampung Barat Perkuat Demokrasi melalui Pencegahan, Pengawasan, dan Pendidikan Pengawas Partisipatif
|
Lampung Barat, 12 Juli 2026 – Bawaslu Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pelaksanaan pencegahan, pengawasan, serta penguatan pendidikan pengawas partisipatif. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Upaya pencegahan dilakukan dengan memberikan sosialisasi, edukasi, imbauan, serta membangun koordinasi dengan berbagai pihak guna meminimalkan potensi pelanggaran pemilu sejak dini. Melalui langkah pencegahan, Bawaslu berupaya menciptakan penyelenggaraan pemilu yang tertib dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, Bawaslu melaksanakan pengawasan pada seluruh tahapan pemilu, mulai dari pemutakhiran data pemilih, pendaftaran peserta pemilu, kampanye, distribusi logistik, pemungutan dan penghitungan suara, hingga penetapan hasil pemilu. Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berlangsung sesuai dengan ketentuan serta mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat memengaruhi kualitas demokrasi.
Di sisi lain, Bawaslu juga terus mengembangkan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengawasan pemilu. Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam mengawal setiap tahapan pemilu serta menjadi mitra Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya bergantung pada Bawaslu, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
"Pencegahan, pengawasan, dan pendidikan pengawas partisipatif merupakan tiga pilar penting dalam pelaksanaan tugas Bawaslu. Pencegahan dilakukan untuk meminimalkan potensi pelanggaran, pengawasan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan, sementara pendidikan pengawas partisipatif bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar turut mengawal demokrasi. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas," ujar Novri.
Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui sinergi antara Bawaslu dan masyarakat, diharapkan penyelenggaraan pemilu dapat berlangsung secara transparan, akuntabel, serta mencerminkan kedaulatan rakyat.
Penulis: Aldy Avicena
Foto: Shintha