Lompat ke isi utama

Berita

Lolly Dorong Mahasiswa Perkuat Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2029

Foto

Anggota.Bawaslu Lolly Suhenty saat audiensi dengan DPM PTMA di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Foto: Pemberitaan dan Publikasi Bawaslu RI

Jakarta – Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengajak kalangan mahasiswa untuk mengambil peran lebih besar dalam mengawal demokrasi melalui pengawasan partisipatif. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029.

Hal tersebut disampaikan Lolly saat menerima audiensi Dewan Perwakilan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (DPM PTMA) di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Lolly mengapresiasi berbagai program yang dijalankan DPM PTMA, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan demokrasi dan pelaksanaan pemilihan raya di lingkungan kampus. Ia menilai pengalaman mahasiswa dalam mengelola proses demokrasi di kampus menjadi modal penting untuk membangun kesadaran politik yang lebih luas.

Menurutnya, hasil evaluasi pemilu sebelumnya perlu dijadikan pembelajaran bersama untuk memperkuat gerakan pengawasan partisipatif di masa mendatang.

“Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menjaga demokrasi. Pemahaman terhadap aturan dan mekanisme pemilu akan mendorong lahirnya pengawasan yang aktif dan partisipatif,” ujar Lolly.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif perlu terus dikembangkan di lingkungan kampus agar mahasiswa tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi agen perubahan yang peduli terhadap integritas demokrasi.

Lolly juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan literasi kepemiluan sehingga mampu mengenali potensi pelanggaran serta berani melaporkannya sesuai mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, Koordinator Nasional DPM PTMA, Dzul Fikrian Syah, menyampaikan komitmen organisasinya untuk mendukung penguatan pengawasan partisipatif bersama Bawaslu.

Menurutnya, proses demokrasi yang berlangsung di lingkungan kampus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya partisipasi politik dan pengawasan terhadap jalannya demokrasi.

Ia berharap kolaborasi antara Bawaslu dan mahasiswa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan pendidikan demokrasi dan pengawasan pemilu.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan kesadaran politik dan partisipasi generasi muda dalam mengawal demokrasi dapat semakin meningkat menjelang Pemilu 2029.

Penulis: Aldy Avicena

Foto: Dok. Bawaslu RI

Tag
Lolly Suhenty, Bawaslu RI, DPM PTMA, Pengawasan Partisipatif