Sekjen Bawaslu: Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Keikhlasan dan Integritas Kelembagaan
|
Jakarta – Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait menilai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai kepatuhan, keikhlasan, dan pengorbanan dalam mendukung tugas kelembagaan.
Hal tersebut disampaikan Ferdinand saat membuka kegiatan pemotongan hewan kurban di lingkungan Bawaslu pada Rabu (27/5/2026) di kantor Bawaslu.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha memiliki makna mendalam bagi seluruh jajaran Bawaslu, khususnya dalam membangun integritas serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang kepatuhan, keikhlasan, dan pengorbanan yang tulus. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas kelembagaan,” ujar Ferdinand.
Ia menjelaskan bahwa semangat rela berkorban dan berbagi kepada sesama perlu terus ditanamkan, terutama bagi jajaran sekretariat yang memiliki peran mendukung kerja-kerja pengawasan pemilu.
Selain itu, Ferdinand mengapresiasi pelaksanaan kurban kolektif yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan Bawaslu, mulai dari pimpinan hingga jajaran sekretariat dan Bawaslu Provinsi.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya kebersamaan dan solidaritas antar elemen dalam institusi Bawaslu.
“Semangat kebersamaan yang terbangun melalui ibadah kurban menunjukkan bahwa hubungan antarlembaga maupun antarpegawai di lingkungan Bawaslu berjalan dengan baik,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penyaluran daging kurban dilakukan secara tertib, adil, dan profesional agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Ferdinand meminta panitia memastikan mekanisme distribusi berjalan dengan baik sebagai bentuk penghargaan terhadap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan Bawaslu.
Melalui momentum Idul Adha, ia berharap seluruh jajaran Bawaslu dapat terus memperkuat nilai keikhlasan, solidaritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah menjaga demokrasi di Indonesia.
Penulis: Aldy Avicena
Foto: Dok. Bawaslu RI