Lompat ke isi utama

Berita

Suara Kita Bukan Komoditas, Bawaslu Lampung Barat Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

Foto

Lampung Barat – Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mengajak masyarakat untuk menjaga hak pilih dan tidak menjadikannya sebagai bagian dari transaksi politik melalui konten edukasi bertema “Suara Kita Bukan Komoditas”. Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga suara sebagai hak masyarakat dalam menentukan pilihan secara bebas dan bertanggung jawab (26/8/26).

Suara dalam Pemilu memiliki nilai penting karena menjadi bagian dari proses masyarakat dalam menentukan pemimpin dan wakilnya. Karena itu, pilihan politik tidak seharusnya dipengaruhi oleh pemberian uang, barang, atau keuntungan tertentu yang ditujukan untuk memengaruhi pilihan pemilih. Praktik politik uang dapat menggeser pilihan masyarakat dari pertimbangan terhadap visi, program, dan kapasitas peserta Pemilu menjadi sebuah transaksi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., mengingatkan masyarakat agar tidak menukar hak pilih dengan keuntungan yang sifatnya sementara.

“Suara masyarakat memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada pemberian sesaat. Karena itu, jangan biarkan hak pilih kita menjadi komoditas yang dapat diperjualbelikan. Gunakan hak pilih secara bebas dan bertanggung jawab.”

Praktik politik uang dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk pemberian uang, barang, maupun keuntungan lainnya yang dimaksudkan untuk memengaruhi pilihan politik. Bawaslu juga menempatkan pencegahan politik uang sebagai bagian penting dalam menjaga integritas proses demokrasi.

Melalui konten edukasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mendorong masyarakat untuk berani menolak segala bentuk transaksi yang dapat memengaruhi pilihan politik. Masyarakat juga diharapkan tidak menganggap pemberian yang berkaitan dengan pilihan politik sebagai sesuatu yang wajar.

Menjaga suara berarti menjaga hak untuk menentukan pilihan berdasarkan hati nurani, rekam jejak, serta pertimbangan terhadap visi dan program peserta Pemilu. Kesadaran masyarakat untuk menolak politik uang menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas.

Bawaslu Kabupaten Lampung Barat terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif melalui edukasi kepemiluan. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga agar suara yang diberikan tetap menjadi hak yang bebas dan tidak berubah menjadi komoditas dalam proses demokrasi.

Penulis: Aldy Avicena

Foto: Shintha