Bawaslu Lampung Barat Ajak Masyarakat Jaga Persatuan, Pemilu Bukan Ajang Permusuhan
|
Lampung Barat – Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan berdemokrasi melalui publikasi edukasi bertajuk “Pemilu Bukan Ajang Permusuhan” pada Senin (25/5/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi dan tidak seharusnya menjadi penyebab perpecahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemilu adalah sarana untuk memilih pemimpin secara demokratis, bukan ajang saling membenci, menyebarkan kebencian, maupun memutus hubungan sosial karena perbedaan pilihan.
“Beda pilihan itu biasa dalam demokrasi. Jangan sampai pemilu justru merusak persaudaraan, pertemanan, maupun kerukunan di lingkungan masyarakat,” ujar Novri.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat perlu menjaga sikap saling menghormati dan tetap mengedepankan toleransi selama proses demokrasi berlangsung.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian, provokasi, maupun hoaks yang dapat memicu konflik.
Novri menambahkan bahwa demokrasi yang sehat lahir dari masyarakat yang dewasa dalam menyikapi perbedaan dan mampu menjaga persatuan meskipun memiliki pandangan politik yang berbeda.
“Pemilu seharusnya menjadi momentum memperkuat demokrasi dan persatuan bangsa, bukan menjadi alasan untuk bermusuhan,” jelasnya.
Bawaslu Kabupaten Lampung Barat terus melakukan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya demokrasi yang damai, berintegritas, dan penuh rasa saling menghargai.
Melalui publikasi tersebut, Bawaslu berharap masyarakat dapat menjadi pemilih yang cerdas, bijak, dan tetap menjaga keharmonisan sosial dalam setiap tahapan demokrasi.
Penulis: Aldy Avicena
Foto: Shinta