Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Barat Ajak Masyarakat Tetap Rukun meski Berbeda Pilihan

Foto

Lampung Barat – Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan di tengah perbedaan pilihan politik melalui konten edukasi “Red Flag dalam Pemilu” dengan tema “Beda Pilihan Langsung Ribut” pada Senin (31/8/2026). Pesan tersebut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk bertengkar maupun memutus hubungan dengan orang lain.

Perbedaan pilihan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Setiap masyarakat memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan masing-masing. Karena itu, perbedaan pilihan seharusnya dapat disikapi dengan saling menghormati tanpa memaksakan kehendak kepada orang lain.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Barat, Novri Jonestama, S.Sos., M.M., mengatakan perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Menurutnya, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi penyebab munculnya konflik maupun permusuhan di tengah masyarakat.

“Beda pilihan itu biasa dalam demokrasi. Jangan sampai pemilu justru merusak persaudaraan, pertemanan, maupun kerukunan di lingkungan masyarakat,” ujar Novri.

Melalui konten “Red Flag dalam Pemilu”, Bawaslu Kabupaten Lampung Barat mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga sikap saling menghargai ketika menghadapi perbedaan pilihan. Perbedaan pandangan dapat menjadi bagian dari proses demokrasi selama disampaikan dan disikapi dengan cara yang baik.

Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun perdebatan politik yang dapat memperkeruh suasana. Sikap bijak dalam menyampaikan pendapat dan menghormati pilihan orang lain menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan demokrasi yang sehat.

Bawaslu Kabupaten Lampung Barat terus mendorong masyarakat untuk memahami bahwa demokrasi bukan hanya tentang menggunakan hak pilih, tetapi juga tentang bagaimana menjaga persatuan di tengah perbedaan. Dengan saling menghormati dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bermusuhan, masyarakat dapat bersama-sama menciptakan suasana demokrasi yang damai dan kondusif.

Penulis: Aldy Avicena

Foto: Shintha

Tag
Red Flag dalam Pemilu