Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Perkuat Kolaborasi dengan Tempo, Bangun Ekosistem Informasi Pemilu yang Berintegritas

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri berbatik biru) dalam audiensi dengan tim Media Tempo di Gedung Bawaslu, Jumat (20/2/2026).

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri berbatik biru) dalam audiensi dengan tim Media Tempo di Gedung Bawaslu, Jumat (20/2/2026).

Jakarta, 20 Februari 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia memperkuat sinergi dengan Tempo dalam upaya membangun ekosistem informasi Pemilu yang sehat, akurat, dan terpercaya. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pengawasan di era digital yang semakin kompleks.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya dalam menghadapi maraknya disinformasi, kampanye ilegal, serta perkembangan teknologi digital yang kian pesat.

“Kolaborasi dengan media menjadi kebutuhan dalam menjaga kualitas demokrasi. Di tengah perkembangan teknologi dan pola kampanye digital, Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri,” ujar Bagja dalam audiensi bersama tim Tempo di Gedung Bawaslu.

Ia menjelaskan bahwa penguatan ekosistem informasi merupakan bagian dari konsolidasi demokrasi yang terus dilakukan Bawaslu. Selain itu, ia juga berharap adanya penguatan regulasi melalui revisi Undang-Undang Pemilu agar sistem pengawasan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses kampanye.

Lebih lanjut, Bagja menyampaikan bahwa Bawaslu telah menyiapkan sejumlah program strategis dalam menghadapi tahapan Pemilu mendatang. Program tersebut meliputi pendidikan politik masyarakat, penguatan pengawasan berbasis digital, Kampung Pengawasan Partisipatif, serta program edukasi bagi pemilih pemula.

Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu, Yusti Erlina, menilai media memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang kredibel kepada masyarakat. Ia mendorong agar kerja sama antara Bawaslu dan media terus diperkuat dalam mendukung pengawasan partisipatif.

Di sisi lain, Direktur Media Tempo, Wahyu Dhyatmika, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam menjaga kualitas informasi Pemilu. Ia menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab dalam melakukan verifikasi informasi, termasuk terhadap konten digital yang berkembang pesat.

Melalui kolaborasi ini, Bawaslu berharap pengawasan Pemilu tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan edukasi publik, sehingga mampu mewujudkan demokrasi yang transparan, partisipatif, dan berintegritas di Indonesia.

 

Penulis: Aldy Avicena

Foto: Dok. Bawaslu RI

Sumber: Bawaslu RI

Tag
Bawaslu, Rahmat Bagja, Tempo, media, pengawasan partisipatif, cek fakta, AI